Puisi Santri Untuk Kyai: Merayakan Inspirasi dan Dedikasi Seorang Guru Spiritual

Puisi Santri Untuk Kyai adalah sebuah kumpulan puisi yang menggambarkan rasa kagum, penghargaan, dan cinta santri kepada sosok Kyai mereka. Kyai, yang seringkali merupakan guru dan pemimpin di pesantren, memiliki peran sentral dalam kehidupan santri sebagai penuntun spiritual dan intelektual. Dalam puisi-puisi ini, bahasa Indonesia digunakan untuk mengekspresikan penghormatan yang mendalam terhadap Kyai sebagai figur penting dalam membentuk karakter santri. Melalui kata-kata penuh makna dan kehidupan yang dimuat dalam Puisi Santri Untuk Kyai, kita dapat merayakan inspirasi dan dedikasi seorang guru spiritual yang memberikan arah hidup bagi santrinya.

Contoh Puisi Santri – Guru Paud
Puisi Santri Untuk Kyai

Terhormat Kyai, pelita mengilap
Kau merangkai ilmu dalam jiwa yang agung
Membimbing santri dengan penuh kasih dan cinta
Dalam setiap langkah langitmu membayang

Santri meniti jalan cahayamu, oh Kyai suci
Ibnu ‘Abbas didikmu, selayaknya Rasulullah
Doa-doa malaikat menyertaimu di sepenggal usia
Bibirmu membisikkan hikmah nan hakiki

Santri-sangari turut mengalirkan hujan dakwahmu,
Menerangi kebersihan hati dalam gelap jiwa serba sesat
Tersilat kuburan pesantren dengan lahan luas berwawasan,
Harta tak lagi berarti, sabar tempuh usaha

Ilmunya tak biasa, naskah salinan tidak ditemukan!
Puisimu melintasi batas-batas pemahaman biasa
Mulutmu sambut sanubariku penuh haru,
Kaulah surga di bumi; ilahi terhuyung!

Lafal tawassul melintang dalam dalapan bait pesantren,
Menyentuh madrasah-madrasah surga mati.
Nonstop muqaddam kitab kuning samudera ini,
Menurunkan rasa syukur ketika ilmu-ilmu sastra tiada pernah pupus.

Kyai tersenyum di atas ubin hitam nan dingin,
Tanpa lelah memancarkan sinar ayumu ke seantero jagat.
Dan santri tetap rendah hati, mengangkat tangan magmuk,
Menutup rapat segala kerikil ingatan di kepala.

Kyai, engkau adalah raja sastra di tengah pesantren,
Membangun lentera kata yang padam terbakar arif
Karya-karyamu bersemayam dalam bait-bait kehidupan
Memilih bahasa untuk berkata tak pernah sia-sia

Semoga Kyai terus berkarya hingga menapaki akhir zaman.
Santri tetap bersama Maha Guru yang dirindukan,
Melipat surah membaca doa meminta ampunan.
Puisi Santri Untuk Kyai abadi dan tak pernah berakhir!

Terima kasih Kyai atas cahayamu yang membimbing
Melimpahkan ilmu serta kebijaksanaan tulus penuh.
Azimat akhlak berkilau dalam roh santri zaman ini
Kyai, engkau cinta dan santri mencintaimu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini